selamat datang

layar


Monday, 30 January 2012

KELAHIRAN NABI MUHAMMAD SAW


KELAHIRAN SANG PURNAMA
PENERANG DUNIA


Rasulullah SAW lahir di Hari Senin,
diangkat menjadi rasul pada hari Senin,
wafat pun pada hari Senin,
Berbagai peristiwa besar terjadi di hari kelahirannya






Fajar pagi sebentar lagi terbit. Hari itu, Senin, 12 Rabiulawal, saat sebagian warga Mekah terlelap dalam mimpi, terdengar pekik tangis bayi suci yang baru lahir. Ia adalah bayi yatim, karena beberapa bulan sebelumnya ayahandanya baru saja wafat.


Penyair Al-Barzanji menggambarkan,  suasana kamar yang temaram tiba-tiba berkilauan karena wajah sang bayi memancarkan cahaya laksana purnama. Disaat yang bersamaan, seluruh makhluk Allah selain jin, setan dan manusia, menyenandungkan puja-puji sebagai ungkapan rasa syukur atas hadirnya seorang bayi yang akan menjadi rahmat bagi semesta alam. Dialah Muhammad.


          Kehadiran Muhammad bukanlah hal yang tiba-tiba. Sebab, Allah telah merencanakan kehadirannya jauh sebelum penciptaan alam semesta. Bahkan Nabi Adam pun telah mengetahui nama beliau, dan berwasilah melalui namanya untuk bertobat. Kala itu Nabi Adam berdo’a “Ya Allah, Ya Tuhanku, aku memohon ampun kepada-Mu dengan hak Muhammad, aku yakin Engkau akan mengampuniku”.


          Allah bertanya, “Bagaimana kau mengetahui Muhammad, sedangkan Aku belum menciptakannya?”


          Maka jawab Adam, “Ya Tuhanku, karena Engkau menciptakan aku dengan tangan-Mu, dan meniupkan pada diriku roh-Mu, lalu mengangkat kepalaku sehingga aku melihat tiang-tiang Arasy yang bertuliskan La ilaha illallah Muhammad Rasullallah (Tiada Tuhan selain Allah, Muhammad adalah rasul Allah). Sehingga aku tahu, Engkau tidak mempersandingkan seseorang pada nama-Mu melainkan sosok yang paling Engkau cintai.”


          Allah pun berfirman, “Engkau benar, hai Adam. Sesungguhnya Muhammad adalah sosok yang paling Aku cintai. Dan jika engkau meminta kepada-Ku dengan haknya, pasti aku akan mengampunimu. Dan jika bukan karena Muhammd, niscaya Aku tidak akan menciptakanmu.”


          Ramalan tentang akan datangnya seorang Rasul di Jazirah Arab juga telah termaktub dalam beberapa kitab suci sebelumnya, seperti Taurat dan Injil. Hal itu diketahui dari cerita sahabat Salman Al-Farisi. Dalam pengembaraanya, ia bertemu beberapa pendeta Yahudi dan Nasrani yang memperbincangkan akan datangnya Nabi baru sebagaimana termaktub dalam kita-kitab suci mereka. Juga ketika Buhaira, seorang pendeta Nasrani, mengenali tanda-tanda kenabian Muhammad, kala Nabi, yang ketika itu masih kecil, menemani pamannya, Abu Thalib, berdagang ke Syam.


          Abdullah ibn Amr ibn Al-Ash menceritakan, ada seorang pendeta di Marr Al-Zhahran di Syiria bernama Easa sering berkata, “Sudah tiba saatnya kelahiran seorang anak di Mekah yang akan ditaati oleh seluruh orang Arab, dan orang-orang non-Arab. Ini adalah waktu baginya.” Itu sebabnya setip kali ada seorang bayi lelaki lahir, ia selalu menanyakan bagaimana tanda-tandanya.

Tiga Tanda


       Ketika Muhammad lahir, pendeta Easa berkunjung ke rumah Abdul Muthalib, kakek Nabi. Katanya “Semoga engkau adalah ayah bayi yang baru lahir yang diberkati, yang telah kuceritakan kepadamu. Aku pernah mengatakan, ia akan dilahirkan pada hari Senin, menerima kenabiannya pada hari Senin, dan wafat pada hari Senin.”
          Abdul Muthalib menjawab, “Malam ini menjelang fajar, aku memiliki bayi lelaki yang baru lahir.”
          Sang pendeta bertanya, “Kau beri nama apa dia?”
          “Muhammad”, jawab Abdul Muthalib .
          “Aku meramalkan, bayi yang baru lahir itu berasal dari masyarakatmu. Aku mengenalnya karena tiga tanda : bintangnya muncul kemarin, ia dilahirkan di hari ini, dan namanya Muhammad.”


          Sementara itu, Aisyah meriwayatkan, pada malam kelahiran Muhammad itu ada seorang pedagang Yahudi yang singgah di Mekah. Ia bertanya, “Wahai kaum Quraisy, adakah seorang bayi yang baru dilahirkan diantaramu?”
          Mereka menjawab, “Kami tidak tahu.”
          Ia lalu berkata, “Malam ini Nabi umat terakhir dilahirkan. Di antara kedua bahunya ada tanda beberapa rambut di atasnya.”


          Mereka lalu menemani pedagang Yahudi itu mengunjungi ibunda Muhammad, dan bertanya apakah mereka dapat melihat sang bayi. Sang ibunda pun lalu membawa putranya yang baru lahir itu. Mereka kemudian membuka punggungnya. Ketika melihat tanda yang dimaksudkan itu, pedagang Yahudi tersebut pun pingsan. Saat sadar ia berkata, “Demi Allah, kenabian telah berlalu meninggalkan Bani Israel.”


          Mayoritas sejarawan sependapat, Muhammad dilahirkan pada Tahun Gajah, lima puluh hari setelah Raja Abrahah dari Abbesinia menyerang Ka’bah pada 570 M. hari kelahiran Nabi, Senin juga merupakan hari istimewa bagi umat Islam, karena saat itu ada beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi. Menurut Ibbn Abbas, “Muhammad SAW, dilahirkan pada hari Senin, diangkat menjadi Nabi pada hari Senin, meninggalkan Mekah untuk berhijrah pada hari Senin, tiba di Medinah juga pada hari Senin, dan membawa batu hitam (Hajar Al-Aswad) juga pada hari Senin.” Dan Nabi Muhammad SAW, juga wafat pada hari Senin.


          Menjelang kelahirannya, ada beberapa peristiwa ajaib, sebagaimana diriwayatkan oleh Yaqub Ibn Sufyan. Misalnya, istana Kisra Agung Persia berguncang hebat, menyebabkan empat belas balkonnya runtuh. Selain itu, api abadi di kuil Zarathurtra di Persia yang telah menyala selama 1.000 tahun, tiba-tiba padam. Sementara air danau Tiberia menguap habis. Menurut riwayat lain, pada malam kelahiran itu penjagaan langit diperketat dan para malaikat penjaga dipersenjatai dengan bola api untuk mencegah setan yang bermaksud mencuri berita langit.


          Keajaiban lain, sebagaimana yang diungkapkan oleh Ibn Umar, Muhammad SAW dilahirkan dalam keadaan telah terkhitan, sementara tali pusarnya telah terputus. Menurut sahabat Anas, Nabi SAW bersabda, “Salah satu dari tanda-tanda kehormatan yang dikaruniakan Tuhanku ialah, aku dilahirkan dalam keadaan telah terkhitan, dan tak seorang pun melihat bagian pribadiku.”


          Menurut Al-Hakim, kelahiran Nabi SAW telah diberitakan oleh Tsuwaibah, budak perempuan Abu Lahab. Paman Nabi SAW. Karena membawa berita gembira itu, Tsuwaibah dibebaskan oleh Abu Lahab. Setelah Abu Lahab meninggal, Tsuwaibah melihatnya dalam mimpi.
          Ia bertanya, “Bagaimana keadaanmu?”


          Abu Lahab menjawab, “Aku ada di neraka. Tapi aku dapat keringanan setiap hari Senin, di mana aku minum air dari titik yang terletak diantara jari-jariku. Ini keajaiban yang aku terima karena membebaskan Tsuwaibah saat ia membawa berita kelahiran Muhammad.” (Subhanallah)


          Nah, jika tokoh kafir yang sangat memusuhi Rasulullah SAW saja mendapat Anugerah dari Allah SAW karena gembira mendengar kelahiran Nabi, apalagi umat Islam yang setiap tahun menyambut kehadiran Sang Purnama Penerang Dunia itu di bulan Rabiulawal atau Maulud.
“Salam bagi-MU wahai utusan Allah, beserta Rahmat dan berkah-Nya”
Allahumma shalli wa salim wa barik ‘alaih.


“Barang siapa mempunyai anak bayi lalu membacakan azan di telinga kanan dan iqamat di telinga kirinya, niscaya jin penggoda anak-anak tidak akan mengganggunya. “
(HR. Ibnu Sunni)

Thursday, 26 January 2012

CERPEN ( Rizki Tak Kemana)

RIZKI TAK KEMANA


Dikisahkan Seorang pemuda iseng yang mencoba membuktikan apakah benar Rizki itu ada dari Allah, dan apa mungkin Rizki itu gak kemana, walau kita tak mencarinya?? Hem… ada2 ajah nih pemuda… Hari gini masih ajah gak percaya ama Kekuasaan Allah…
CAPEDEH…..   -,-

Suatu hari pemuda itu Pergi ke sebuah Gunung untuk bersembunyi disebuah Gua dimana gunung tersebut hanya dihuni oleh segelintir warga… Tujuannya adalah agar ia tak kebagian Rizki dari Allah… bahkan ia pun tak membawa perbekalan untuk makan, hanya baju dan celana yang melekat di tubuhnya… dua hari sudah ia tak makan…

“Aduh, perutku sakit… tapi aku akan bertahan, aku akan mencari jawaban sendiri bahwa yang dikatan oleh orang-orang selama ini bener atau gak??”  Sabar-sabar…

Pada hari ketiga ada sekelompok mahasiswa Pecinta alam mendaki gunung dan mereka mencari tempat berteduh untuk sementara waktu….. dan di Gua inilah mereka berteduh…

“Sepertinya ada orang yang akan memasuki gua ini?? Hem… tapi aku harus tetap bersembunyi dan diam tanpa suara” (ujar pemuda dalam hati)

“wah… Temen- temen, ternyata Gua ini lumayan luas dan nyaman untuk beristirahat.. setelah setengah hari kita mendaki…” (ujar sang ketua Kelompok Pecinta alam)

Dan mereka pun beristirahat, sambil menikmati perbekalan yang mereka bawa…

“eh, coba deh lihat kesini… temen-temen!.. di belakang ternyata ada orang…”
(ujar salah seorang mahasiswa)
Dan mereka pun mendekati pemuda itu….

“Halooo?? Nama anda siapa??”
“Kok, diem ajah ya??”
“Tapi, matanya berkedip”
“Aneh”
“dibilang manusia purba bukan, liat saja dia memakai pakaian masa kini”

:D

Mereka memborong pertanyaan satu-persatu, tapi tak ada respon dari pemuda tersebut..

“aduh, ini orang-orang menggangguku saja!!! Ah, tapi aku harus tetap diam dan mematung seperti ini” (ujar Pemuda)

“nah, coba kamu ambil roti di tas ku… mungkin dia lapar…” (ujar ketua kelompok)
“baiklah, Ini….”
“Aneh, dia tetap gak mau memakan roti itu…”
“Ketua, coba saja kau masukkan roti itu kedalam mulutnya… mungkin dia akan mengunyahnya” (Ujar salah satu anggota kelompok)

Lalu sang ketua membuka mulut pemuda itu dan memasukkan sepotong roti ke dalam mulutnya.. dan ternyata dikunyahlah roti itu oleh pemuda tersebut…

“Ya Allah… selama ini aku ragu atas rizki yang engkau limpahkan kepadaku mata hatiku telah buta selama ini, bahkan Kau memaksa aku untuk menikmati Roti itu dengan perantara orang-orang yang kau kehendaki… Kini aku percaya PadaMu… maka Ampunilah Segala Dosa-dosaku atas keraguanku selama ini”
(ujar pemuda sambil menangis tersedu)

S E L E S A I



Hikmah yang terkadung dalam cerita tersebut ialah… Sebenarnya Rizki itu ada untuk kita, hanya saja Allah memberikannya dengan cara yang Dia kehendaki…. Mungkin saja melalui perantara seseorang atau bahkan datang sendiri langsung… semua adalah misteri, pandai bersyukur.. pandai pula mendapatkan nikmat Rizki dari Allah… semua itu ada rentang waktunya, tapi jika kamu ingin mendapatkan rizki tanpa harus menunggu lama maka bekerjalah, berusahalah dan berdo’alah agar tak kalah cepat dengan yang lain…. Ingat, Rizki itu bukan hanya berbentuk uang…!!!!, juga tak perlu kamu menggunakan cara yang licik untuk mendapatkan semua itu… Karena Rizkimu dan Rizkiku takkan pernah tertukar…
Semoga kita semua termasuk orang-orang yang bersyukur…
Amien….



Tuesday, 10 January 2012

LANTARAN INGIN MENIKAH

LANTARAN INGIN MENIKAH


Telah berlaku anggapan kebanyakan pemuda-pemuda dari dahulu sampai sekarang, mereka ingin menikah lantaran beberapa sebab, diantaranya :


1.    Karena Mengharapkan Harta Benda
     

       Karena Harta, Yap.. baik kehendak ini dari pihak laki-laki maupun perempuan. Yaitu seseorang yang ingin menikah dengan seorang hartawan, sekalipun dia tahu bahwa pernikahan itu tidak akan sesuai dengan keadaan dirinya dan kehendak masyarakat, orang-orang yang mementingkan pernikahan disebabkan karena harta benda yang diharap-harapnya atau yang akan dipungutnya. Pandangan yang ini bukanlah pandangan yang sehat, lebih-lebih hal ini bila terjadi dari pihak laki-laki, sebab sudah tentu akan menjatuhkan dirinya di bawah pengaruh perempuan dari hartanya. Hal ini adalah yang bertentangan dengan sunnah alam dan titah Tuhan yang menjadikan laki-laki adalah seorang pemimpin yang bertanggung jawab atas kaum perempuan.


2.    Karena Mengharapkan Kebangsawanannya

      Karena Mengharapkan bangsanya (Kebangsawanan) berarti mengharapkan kegelaran atau pangkat, ini juga tidak akan memberi faedah sebagaimana yang diharapkannya, malahan dia akan bertambah hina dan dihinakan, karena kebangsawanan salah seorang diantara suami isteri itu, tidak akan berpindah kepada yang lain.


3.    Karena Ingin Melihat Kecantikannya

      Karena Kebagusan (kecantikannya). Hal ini adalah lebih baik sedikit dari harta dan kebangsawanan, sebab harta dapat lenyap dengan cepat, tetapi kecantikan seseorang dapat tinggal sampai tua, asal dia jangan bersifat bangga dan sombong karena kecantikannya itu, bisa saja kecantikan akan membawa pada kerusakan.


4.    Karena Agama dan Budi Pekertinya Yang Baik

      Dan yang terakhir karena Agama dan budi pekerti. Inilah yang patut dan baik menjadi ukuran untuk pergaulan yang akan kekal, serta dapat menjadi dasar kerukunan dan kemaslahatan rumah tangga serta keluarga seumurnya. Karena akan menjadi pengingat, diwaktu kalian terjatuh, diwaktu kalian lalai, dengan ajaran agama dan budi pekerti baik yang dimiliki,  tentulah akan menuju pada kebaikan pula.


       Jadi dengan jelas hendakanya Agama dan Budi pekerti yang baik itulah yang menjadi pokok utama untuk memilih dalam pernikahan. Maka dari keterangan-keterangan di atas hendaklah kiranya wali-wali anak, jangan sembarangan saja memperjodohkan anaknya sebab kalau tidak berkebetulan di jalan yang benar, sudah tentu dia seolah-olah menghukum atau merusakkan akhlak dan jiwa anaknya yang tidak bersalah itu. Pertimbangkanlah lebih dahulu dengan sedalam-dalamnya, antara manfa’at dan mudharatnya, yang bakal terjadi di hari kemudian sebelum mempertalikan atau perjodohan.

*selamat memilih...  HEHEHE..... Semua Dikembalikan kepada diri masing-masing
     
      

Monday, 9 January 2012

N I K A H

NIKAH (PERKAWINAN)


Ta’arif Perkawinan ialah ‘Aqad yang menghalalkan pergaulan dan membatasi hak dan kewajiban serta bertolong-tolongan antara seorang laki-laki dan seorang perempuan yang antara keduanya bukan muhrim.

        Nikah adalah salah satu asas pokok hidup yang terutama dalam pergaulan atau masyarakat yang sempurna, bukan saja perkawinan itu satu jalan yang amat mulia untuk mengatur kehidupan rumah tangga dan turunan, tetapi perkawinan itu dapat dipandang sebagai satu jalan menuju pintu perkenalan antara satu kaum dengan yang lain. Serta perkenalan itu akan menjadi jalan untuk menyampaikan kepada bertolong-tolongan antara satu dengan yang lainnya.

        Sebenarnya pertalian nikah adalah pertalian yang seteguh-teguhnya dalam hidup dan kehidupan manusia, bukan saja antara suami isteri dan turunan bahkan antara dua keluarga. Betapa tidak????? Dari sebab baik pergaulan antara si isteri dan suaminya, kasih-mengasihi, akan berpindahlah kebaikan itu kepada semua keluarga dari kedua belah pihaknya, sehingga mereka menjadi satu dalam segala urusan bertolong-tolongan sesamanya dalam menjalankan kebaikan dan menjaga dari segala kejahatan. Selain daripada itu dengan perkawinan seseorang akan terpelihara daripada kebinasaan hawa nafsunya.
       
        Dalam hal itu, faedah yang terbesar dalam perkawinan ialah, untuk menjaga dan memelihara perempuan yang bersifat lemah itu daripada kebinasaan. Sebab seorang perempuan, apabila ia sudah kawin (menikah) maka nafkahnya (belanjanya) menjadi wajib atas tanggungan suaminya. Perkawinan juga berguna untuk memelihara kerukunan anak cucu (turunan), sebab kalau tidak dengan nikah tentulah anak tidak berketentuan siapa yang akan mengurusnya dan siapa yang bertanggung jawab atasnya. Nikah juga dipandang sebagai kemaslahatan umum, karena kalau tidak adanya perkawinan tentu manusia akan menurutkan sifat kebinatangan, dan dengan sifat itu akan timbul perselisihan, bencana dan permusuhan antara sesamanya, yang mungkin juga sampai menimbulkan pembunuhan yang maha dahsyat… (Na’uzubillah)




         
         










Monday, 2 January 2012

PERTUMBUHAN AGAMA PADA ANAK II

,
BAGAIMANA SI ANAK MENGENAL TUHAN???

            Anak-anak mulai mengenal Tuhan, melalui bahasa. Dari kata-kata yang diterima dari lingkungannya yang pada permulaan diterimanaya secara acuh tak acuh saja. Akan tetapi setelah ia melihat orang-orang dewasa menunjukkan rasa kagum, takut dan berbagai macam reaksi terhadap Tuhan, maka mulailah ia merasa sedikit gelisah dan ragu terhadap sesuatu yang ghaib yang tidak dapat dilihatnya itu. Itulah sebabnya barangkali anak-anak itu sering menanyakan sesuatu yang diragukan oleh hati dan pikirannya, seperti menanyakan tentang zat, tempat dan perbuatan Tuhan, sperti apakah sosok Tuhan, seperti apakah surga dan neraka, dan pertanyaan-pertanyaan lain yang bertujuan untuk mengurangkan kegelisahan yang dirasakannnya. Lalu sesudah itu timbullah keinginan untuk mengingkari semua itu atau bahkan menentangnya karena jawaban yang tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.

            Sesungguhnya tidak mengakui adanya Tuhan, jika dibandingkan dengan acuh tak acuh adalah lebih dekat kepada pengakuan akan adanya. Karena apabila seseorang tidak peduli akan sesuatu itu jauh dari ingatan dan perhatiannya, akan tetapi kalau dengan susah payah ia mengingkari sesuatu itu, maka ini berarti ia menaruh perhatian terhadap hal yang diingkarinya itu. ( hehe, sama juga dengan kita melupakan sang mantan, kalau terlalu dipaksa/bersusah payah nanti akan lebih menyiksa dan semakin teringat ). Jadi si anak akan lebih sedikit menderita fikiran bukan fisik lho… karena semua itu butuh proses agar ia sibuk dengan usaha-usaha untuk memasukkanya ke dalam pembinaan kepribadiannya.

            Sesungguhnya kekaguman dan penghargaan terhadap Ayahnya adalah penting untuk pembinaan jiwa, moral, dan fikiran sampai umur ±5 tahun, dan inilah bibit yang akan menumbuhkan kepercayaan beragama dalam masyarakat beragama. ( Tuh, jadi bukan hanya Ibu saja yang berpengaruh dalam pembinaan sang anak, tetapi peran Ayah juga sangat penting dan berpengaruh besar Lho.. jangan salah, kebanyakan sekarang ini sang Ayah hanya tau bekerja, bekerja, dan bekerja untuk keluarga tanpa memperdulikan perkembangan sang anak padahal seperti itu kurang tepat).

            Anak-anak akan menerima segala jawaban apapun yang diberikan atas pertanyaan-pertanyaannya dan buat sementara telah dapat memuaskannya, tapi terkadang jawaban-jawaban yang diterimanya kurang serasi dan ini akan membawa kragu-raguan dan pandangan skeptis di masa remaja nanti. Demikian pula cerita-cerita tentang surga, neraka, malaikat, jin, dan benda-benda keramat lainnya. Jadi jangan asal memberi jawaban/cerita. Hal ini berlaku untuk semua Agama ? :)

            Apa yanag dipercayai oleh anak tergantung kepada apa yang diajarkan kepadanya oleh orang tua di rumah atau guru di sekolah, karena ia belum mampu berfikir secara logis, kepercayaan anak itu bisa saja bersifat kontradiktif, misalnya ia percaya bahwa Tuhan itu baik, tetapi dilain pihak juga Juga dapat menghukum manusia dengan membakarnya.

            Cerita-cerita dalam kitab suci adalah dapat menarik perhatian anak, seperti mereka tertarik pada cerita hantu dan sebagainya. Apalagi dikemas dalam gaya bahasa yang mudah dimengerti oleh anak-anak. Bukan hanya sekedar menceritakanya, orang tua juga harus memberikan contoh sikap terpuji dalam keseharianya, seperti mengajak anak untuk shalat berjama’ah, pergi ke greja,atau mengaji bersama. jadi bahasa yang keluar dari mulut orang tua sangat berpengaruh terhadap pembinaan anak dimasa yang akan datang… (owh, saya juga tau kenapa orang tua itu cerewet sama anak-anaknya yah?? Hehe.. itu semua untuk kebaikan kita juga)


C o n t i n u e .....



           
           

Tuesday, 27 December 2011

PERTUMBUHAN AGAMA PADA ANAK


PERTUMBUHAN AGAMA PADA ANAK


            Pada umumnya Agama seseorang ditentukan oleh pendidikan, pengalaman, dan latihan-latihan yang dilaluinya pada masa kecilnya dulu. Seseorang yang pada waktu kecilnya tidak pernah mendapatkan didikan agama, maka pada masa dewasanya nanti, ia tidak akan merasakan pentingnya agama dalam hidupnya. Berbeda dengan orang yang di waktu kecilnya mempunyai pengalaman-pengalaman agama, misalnya Ibu-Bapaknya orang yang tahu beragama. Lingkungan sosial dan kawan-kawannya juga hidup menjalankan agama, ditambah pula dengan pendidikan agama, secara sengaja di rumah, sekolah, dan masyarakat. Maka orang-orang itu akan dengan sendirinya mempunyai kecenderungan kepada hidup dalam aturan-aturan agama, terbiasa menjalankan ibadah, takut melangkahi larangan-larangan agama dan dapat merasakan betapa nikmatnya hidup beragama.
            Dalam hal ini, kita harus terlebih dahulu mengetahui jika anak-anak itu dibiarkan saja tanpa didikan agama, dan hidup dalam lingkungan yang tidak beragama, ia akan menjadi dewasa tanpa agama. Ketahuilah bahwa anak-anak itu adalah manusia dalam bentuk.­­­

B E R S A M B U G……
^___^

DIA PACAR PERTAMAKU

DIA PACAR PERTAMAKU


“Tuh, kan!! Udah aku katakan dari dulu… kalo aku itu gak mau pacaran.. aku takut ujung-ujungnya sakit hati gini…  (T_T ) !!!! Bla.bla.bla…

Hemm… Yah, itulah sedikit ocehan-ocehan dari mulutku…  penyesalan memang selalu datang belakangan, kalo bukan belakangan tar nyeselin apa dong???!
Tapi yasudahlah, itu semua sangat amat wajar.

            Pertemuanku dengan AA begitu singkat, tanpa sengaja dan semua ini Rencana Tuhan yang amat indah.. Singkat cerita aku pun menjalani pacaran dengan AA… Komunikasi juga begitu intensif apalagi smsan, telpon dan tiap dua minggu sekali AA main ke rumah menjumpai aku dan kedua orang tuaku.. karena AA pun sibuk dengan pekerjaannya selagi ada waktu off AA sempat-sempatin untuk bertemu... kedua keluarga pun yah.. sudah mengetahui… Jujur AA adalah pacar pertamaku…
Hehe, umur 19 tahun baru kali pertama pacaran???? Apa kata duniaaaa……..
sebelumnya aku tidak pernah seperti ini, sebelumnya aku hanya mengagumi, menyukai,  dan gak berani untuk berkomitmen pacaran.. Beneran deh ini kayak mimpi!!! Jalani hidup juga jadi semangat banget…  >;D
Saat itu aku sangat amat bahagia pokoknya nih, lagu-lagu tentang cinta yang pernah aku denger itu semua benar… bahwa kalo lagi jatuh cintrong itu jantung berdebar, susah tidur, senyum-senyum terus, de el el…

            Gaya pacaran kami sangat wajar, AA gak pernah memintaku untuk inilah-itulah… yang aku suka dari AA seperti itu, karena aku pun orangnya gak romantis bangetttt.
Aku juga gak mau menuntut apa-apa dari AA, karena aku mau menyayangi seseorang dengan tulus apa adanya seperti darah yang mengalir dalam tubuhku.. aku gak mau mengganggu konsentrasi AA dalam bekerja, aku ingin menjadi yang terbaik untuk orang yang aku sayang..    J


Menurut buku yang pernah aku baca, bahwa orang yang sudah memiliki tambatan hati/pacar/suami, dll secara otomatis keegoisan yang ada dalam diri akan berkurang.. pun  hati dan pikiran kita sudah terbagi bersama orang yang kita sayang.. karena mereka adalah bagian dari jiwa kita. Wuih… bahasanya! :D

            Lanjut cerita nih, hemmm… AA itu orangnya gimana yah?? Aku juga bingung kenapa aku bisa menerima AA sebangai pacar?? kenapa aku bisa sayang sama AA?? Padahal AA gak ganteng, gak jelek dan sedang-sedang ajah tuh..
Semua ini emang anugerah dari Tuhan…

            Sewaktu pacaran AA selalu membicarakan tentang hubungan kita di masa yang akan datang, akan seperti apa?? AA benar-benar serius… yah pasti kalian tahulah impian-impian sepasang kekasih itu seperti apa, iya kan?? Hehe..

            AA selalu mengajakku ke rumahnya untuk berjumpa dengan keluarganya, untuk mengenal lebih jauh, karena selama kita pacaran aku baru kali pertama maen ke rumah AA.. itu pun waktu aku belum kenal dengan AA, waktu itu pun aku kali pertama jumpa dengan AA dan keluarganya juga keluargaku… karena pertemuan keluarga kita gak disengaja.. yah bias dibilang cinlok….

Membahas hal itu aku selalu ragu, karena aku malu untuk berjumpa dengan keluarganya, ini kan kali pertama bagi aku dan aku masih bingung dan takut… tapi akhirnya aku katakan “YA, aku mau”.  :-) minggu depan AA akan mengajakku kerumahnya.

Lalu hubungan kita berjalan dengan baik, gak ada halangan, lancar-lancar saja… minggu-minggu selanjutnya aku menunggu katanya dia mau ngajak aku, tapi gak ada kabar-kabur dari AA.. ada untungnya sih, aku kan jadi gak maen kesanah… hehe.. TAPI ada yang aneh… what happen?? What’s Wrong?? It’s You??

Aku sms jarang dibalas, aku telp gak AA angkat, kenapa???!  Padahal minggu ini AA lagi off, biasanya AA maen ke rumahku…  
Orang tuaku terutama mimih, selalu menenangkan hatiku, “Mungkin AA sibuk, mungkin AA capek, mungkin AA, bla.bla.bla” tapi bagi aku gak wajar!!!... aku telp. AA tapi tak ada jawaban, bahkan ke nomor Hape yang satunya pun sama tak ada jawaban, aku telp. Berkali-kali sekitar 4 kali.. dan ke 5 kalinya, yang jawab orang lain (laki-laki), ngakunya sih sepupunya.. emangnya aku bodoh??? Aku tau itu suara temanya AA, dia bilang kalo AA lagi keluar dan Hapenya ditinggal.. Helllowwwww?? Jam 11 malem, aku tau biasanya si AA udah tidur, dan masa Hapenya ditinggal 22nya?? Gak LOGIS BANGET!

Dalam situasi itu aku masih sempat-sempatnya berposotif thinking dengan AA, tapi sudah mulai menipis… mungkin bener AA lagi keluar… Yasudahlah… dan aku terbawa emosi sampai-sampai nomor Hapenya AA langsung aku hapus 22nya.

Selang satu hari, waktu itu tanggal 15 November, malam yah sekitar pukul 19.30 Ujan gede banget+Petir.. aku baru selesai mandi dan mimih bilang “Tadi Hapenya Bunyi”  Langsung saja aku lihat, dan ternyata ada sms dari nomor Hape baru.. yah itu nomer si AA coz, aku sudah hapus dari kontak dan ternyata itu benar dari AA yang isinya aku sudah lupa… yang jelas itu pernyataan dari AA untuk memutuskan mengakhiri hubungan kita.. huh… SAKIT.. sontak aku langsung peluk mimih dan nangis, tapi gak nangis keras2 lho yah… hehe malu… :D

Langsung masuk kamar dan nangis deh…………………………heeemmmm itu wajar kan????

Baru kali ini aku dibuat gelisah, sedih, sakit dan KECEWA Oleh seorang laki-laki..
Bulan September 2011
aku berkenalan dengan AA, Oktober 2011 aku berpacaran dengan AA, awal bulan november AA menggantungkan hubungan ini, dan pertengahan november tepatnya tanggal 15 November AA memutuskan untuk mengakhiri hubungan ini. Hikz… SAKIT   :’( 

            Seinget aku, isi sms tersebut menyataan bahwa AA takut menyakiti aku lebih dalam, dan takut ujung-ujungnya AA mendua. Jadi dia memutuskan untuk mengakhiri hubungan ini, tapi persaudaraan tetap berjalan dengan baik.. dan katanya lagi, rasa sayang untuk aku sudah hilang begitu saja, gak tau kenapa?? AA juga mengaku sendiri kalau dia itu Pengecut… tapi bukan aku lho yang ngomong, dia sendiri yang Ngejudge dirinya seperti itu..… ya ampun… kayak disamber petir deh…!!! 

            Bayangin ajah, kalo kalian jadi aku… tanpa salah apa-apa kita diputuskan, sebelumnya diantara aku dan AA gak ada pertengkaran/perselisihan… malah terakhir kita ketemu kita masih makan siang bareng, sholat dzhur berjamaah, dan pamitan dengan orang tuaku seperti biasanya… 

            Aku masih ingat kata-kata yang diucapin dari mulutnya, bahwa diantara kita harus saling terbuka, saling mengingatkan jika ada yang khilaf, de el el… tapi kenapa dia sendiri yang mengingkari semua itu??? Dimana letak kesalahan aku?? Mungkin ada hal yang menyakitkan perasaan dia atau apa,,,, mengapa dia gak bicarakan semua ini dengan baik-baik?? Huft… dimana dirimu yang bersahaja??? Sudah hilangkah?? Yap.. hanya dia dan Tuhan yang tahu…

            Seketika itu aku langsung hapus sms itu, aku gak mau membacanya lagi, dan aku butuh waktu untuk menerima semua ini…
Malam itu juga aku berceloteh kepada semua teman-teman, ada yang sms, ada yang telp. Aku gak tahu kok, sampe segitunya?? Aku reflek ingin menceritakan kesedihanku, aku ingin membaginya, setelah puas bercerita, ternyata sedikit lega … Pagi-paginya mataku Bengkak… :-/ menyebalkan!!!!

Seisi rumah pun hening,,, aku tahu orang tuaku ikut sedih tapi aku pura-pura gak tahu dan mereka pun menyembunyikan kesedihan mereka juga dihadapanku… jelas dong.. orang tua mana yang gak sedih melihat putrinya disakitin sampe nangis gini??? Keluargaku juga kurang menerima perlakuan seperi ini, tapi mau diapain lagi?? “Mbok ya, kalo kenalnya secara baik-baik, kenapa toh pisahnya tanpa permisi gini??? Seharusnya kan secara baik-baik lagi?” Bapakku bilang begitu..

Aku masih kayak orang linglung… ternyata benar, kebahagian itu hanya sebentar dan seperti mimpi selama satu bulan… kalo inget hal yang menyangkut dia, langsung mataku berkaca-kaca.. aku gak bisa ngomong banyak… sampe sekarang kalo melewati tempat-tempat yang pernah aku kunjungi bersama dia terasa Gimanaaaa gitu… terutama sama “Bakso” nah, itu makanan kesukaan dia, aku masih inget… hehehe.. tapi aku gak kapok untuk makan bakso, itukan makanan favorite ku juga… :D

Parahnya lagi, aku liat status di Facebooknya dari berpacaran “menjadi sudah menikah”.. aku gak bisa ngomong banyak deh… bener-bener… secepat itukah, dia memiliki pacar baru??? Yeahh, I know it’s just His State.. that’s tru or false?? What ever…. jadi kaya sebuah lahu deh....
"Kau yang mulai kau yang mengakhiri" hehehe...

Selang satu minggu aku baru bisa membalas sms dari AA itupun aku kumpulkan kekuatan penuh… hehhehehe, kayak mau perang ajah..  ;D tapi lewat Facebook, karena aku sudah hapus nomor AA dari kontak…
Jika ditanya, apa yang ingin kamu lakukan/Katakan  jika dia ada dihadapanmu,,,, aku  akan jawab “Tidak Tahu”

Intinya :
“Emosi itu tidak abadi, Dendam itu tidak ada ujungnya, Kebencian itu tidak ada untungnya, maka aku berusaha untuk menormalkan perasanku kembali…. Pada saat aku emosi, aku tidak langsung membalas sms, karena itu akan menjadi kacau.. pikiran seseorang diwaktu emosi itu gak normal.. setelah semua tenang, aku memutuskan untuk memaafkan dia dari pada menyimpan dendam yang tak ada ujungnya…. Yang aku tidak bisa terima karena cara dia memutuskan semua ini…. Aku tidak BENCI sedikit pun dengan dia aku hanya KECEWA, beda lho Benci dengan kecewa…. Kalau benci adalah perasaan dimana adanya perbedaan pemikiran yang sukar dijelaskan, sedangkan kecewa adalah perasaan yang tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.

 Yah, aku terima semua ini, mungkin aku belum bisa menjadi perempuan yang dia inginkan, aku belum bisa berikan kebahagiaan untuk dia, walau bagaimana pun dia adalah pacar pertamaku, dia adalah orang yang pernah membuat aku bahagia, melalui dia… aku belajar mencintai, aku belajar keikhlasan, aku belajar berbagi, dan tentunya aku belajar kedewasaan J aku doakan semoga Kau bahagia dalam menggapai cita-cita dan mengarungi mahligai indah…. Terimakasih banyak atas semuanya… Tuhan telah mempertemukan aku dengan orang yang salah, Tapi ini semua Rencana Tuhan yang sangat amat Hebat…

Menangis, bersedih, emosi, kekecewaan, kebencian, semua itu sangat amat wajar…. Kita tidak perlu pusing-pusing memikirkan balasan apa yang pantas untuk orang yang berbuat seperti itu… yang harus kita pikirkan sekarang adalah bagaimana carangaya agar kita lebih mencintai dan menyayangi apa yang ada disekitar kita dan apa yang sudah kita miliki…  masih ada kesempatan bagi yang memaafkan, dan masih ada harapan bagi yang baru…” 


Seperti itulah kisah cintaku, hehe…

Gak ada maksud untuk menyinggung pihak-pihak tertentu… its pure from my heart… just for sharing… 
Mohon maaf juga penggunaan kosa katanya kurang baik..


Life Must Go On Guys…