selamat datang

layar


Friday, 14 March 2014

ADA MODUS DI DALAM BUS



Hai Maret.... Apa Kabar? Semoga semakin gerettttt!! Lama juga saya gak posting... lumayan lah ada sedikit pengalaman yang mau saya bagi, tentang perjalanan saya minggu lalu... Langsung simak deh...

Mbak turun dimana?#di Karangampel#
kalo saya sih turunnya di semarang, beuuuuh jauhnya#oh, iya jauh(GAK NANYA TUH)#
sendirian ajah?#iyah#
suaminya gak nganter yah?#belum punya suami (KEPO NIH, ORANG)#
oh, kirain sudah menikah, soalnya saya liat ada cincin di jarinya mbak#oh... (RUPANYA INI ORANG PERHATIIN SAYA SAMPE SEDETIL INI)#
tapi, sudah punya tunangan dong?#gak, belum (KEPONYA NAMBAH BANGET)#
emang yah mbak, hari gini banyak juga yang sudah menikah atau tunangan cincinnya gak dipake, udah gitu ngakunya singel, mending kaya kita singel dan apa adanya#.....Cuma senyum.....(JLEB BANGET, APA KAMU BILANG???? K I T A??? HA??)#
oh iya dari tadi ngobrol saya belum tau nama mbak siapa?#.......trengteng.teng.teng.trengteng.teng.teng.... bunyi ringtune Fuck You-Lily Allen..... ”Hallo, Assalamu’alaikum Pa.... belum.... baru nyampe Sukamandi....” (ALHAMDULILLAH, BAPAKKU TELPON). 
Dan Syukurlah Pembicaraanku dengan si KEPO BIN MODUS berakhir..... (INGAT, JANGAN TERTIPU OLEH PENAMPILAN) 

Itulah sepenggal pengalaman saya naik bus umum sendirian dalam perjalanan jauh, lumayan menantang. 

Berikut adalah tips-tips dari  saya, kalo kita mau naik bus umum atau kereta, dan transportasi umum lainnya, apalagi yang kelas ekonomi kebawah :


  • Pake tas ranselnya di depan, biar bisa nutupin dada. Lagian kalo digendong kebelakang rawan copet.
  • Jangan ngantuk/tertidur apabila perjalanan sendirian dan pertama kali.Kalo ada temnnya mungkin bisa giliran jaga-jaga (POS Ronda Kaleeee) Kebablasan bisa gawat.
  • Harus waspada dengan orang sekitar, sekalipun itu orang jualan, pengamen atau orang sebangku.
  • Kalo ditawarin minum atau makan lebih baik ditolak (takut diracun jeh) dan ucapkan terimakasih biar sopan.
  • Kalo diajak ngobrol sama orang lain jangan tatap matanya nah, Lho (takut dihipnotis jeh) bicara sepenuhnya.
  • Siapin uang receh, biasanya bus/Kereta umum yang kelas ekonomi gini, banyak pengamen jalanan.
  • Jangan lupa pula siapin uang pas buat ongkos, biasanya kernet banyak yang narif harga seenaknya apalagi pura-pura lupa ngasih kembalian.
  • Kalau mau turun/naik harus siap-siap dari jarak jauh, biar gak buru-buru. Tau deh bus itu kan biasanya kejar setoran dan saingan sama bus-bus yang lain, rebutan penumpang (ugal-ugalan).
  • Jaga barang-barang bawaan kita, perhatikan, dan periksa terutama yang berharga sepanjang perjalanan maupuun ketika hendak turun.
  • Dan berdo’a semoga selamat sampai tujuan.

Dan masih banyak lagi tips-tips yang belum saya sebutkan. Apa salahnya kita mencoba untuk waspada.
Karena kejahatan itu ada dimana-mana. Gak ada niat buat jahat, tapi ada kesempatan. Gak ada kesempatan buat jahat, tapi selalu diniatin jahat. Ada juga kejahatan dalam kesempitan. Ada yang udah niat jahat ada kesempatan pula. Orang baik dibelahan dunia manapun ada, pun sama dengan orang jahat selalu ada dibelahan dunia manapun.
Apalagi sekarang marak banget, pelecehan seksual di transportasi umum.

Saya Lia Purwati..... Pamit.

Waspadalah-waspadalah….

Saturday, 15 February 2014

Melupakan Yang Menyakitkan

*Melupakan

Ketika kita mencoba melupakan kejadian menyakitkan, melupakan orang yg membuat rasa sakit itu, maka sesungguhnya kita sedang berusaha menghindari kenyataan tersebut. Lari. Pun sama, ketika kita ingin melupakan orang yg pernah kita sayangi, hal-hal indah yang telah berlalu. Maka, sejatinya kita sedang berusaha lari dari kenangan atau sisa kenyataan tersebut.

Kabar buruk buat kita semua, mekanisme menyebalkan justeru terjadi saat kita berusaha lari menghindar, ingatan tersebut malah memerangkap diri sendiri. Diteriaki disuruh pergi, dia justeru mengambang di atas kepala. Dilempar jauh-jauh, dia bagai bumerang kembali menghujam deras. Semakin kuat kita ingin melupakan, malah semakin erat buhul ikatannya.

Bagaimana mengatasinya?

Justeru resep terbaiknya adalah kebalikannya. Logika terbalik. Apa itu? Mulailah dengan perasaan tenteram terhadap diri sendiri. Berdamai. Jangan lari dari kenangan tersebut. Biarkan saja dia hadir, bila perlu peluk erat. Terima dengan senang hati. Bilang ke diri sendiri: "Saya punya masa lalu seperti ini, pernah dekat dengan orang MENYAKITKAN itu, saya terima semua kenyataan tersebut. Akan saya ingat dengan lega, karena saya tahu, besok lusa saya bisa jadi lebih baik--dan semua orang berhak atas kesempatan memperbaiki diri." Letakkan kenangan tersebut dalam posisi terbaiknya. Jangan dilebih-lebihkan dan jangan diistimewakan.

Maka, mekanisme menakjubkan akan terjadi. Perlahan tapi pasti, kita justeru berhasil mengenyahkan ingatan itu. Pelan tapi pasti, kenangan tersebut justeru menjadi tidak penting, biasa-biasa saja. Dan semakin kita terbiasa, levelnya sama dengan seperti kenangan kita pernah beli bakso depan rumah,
beribadah bersama,  pergi ke pantai, naik motor berdua, makan mie rebus bersama, hanyut dibawa oleh hal-hal baru yang lebih seru. Ketahuilah, racun paling mematikan sekalipun, saat dibiasakan, setetes demi setetes dimasukkan dalam tubuh, dengan dosis yang tepat, besok lusa jika kita tidak semaput oleh racun tersebut, kita justeru akan jadi kebal. Apalagi kenangan, jelas bisa dibiasakan.

Itulah hakikat dari: jika kalian ingin melupakan sesuatu atau seseorang, maka justeru dengan mengingatnya. Terima seluruh ingatan itu. 


Well, gak perlu kita belajar menaklukan api, air, angin, ataupun sesuatu yang berduri untuk menjadi orang yang sakti. Cukuplah kita belajar menaklukan hati, itu sudah bisa dibilang sakti. Berdamailah pada diri sendiri.

*Tere Liye (dikreasi ulang oleh : yang punya Blog Pribadi)


Monday, 20 January 2014

Bahasa Alam


 
JANUARI = Hujan Penuh sehari-hari..
Akhirnya aku menulis yaaaah… kalimat-kalimat perumpamaan atau sejenis puisi gitu, ini semua terisnpirasi dari berita-berita di tv dan berita online lainnya, yang sekarang ini melanda negeri kita Indonesia. Yupz, awal tahun sudah diuji dengan Erupsi Gunung Sinabung yang dahsyat, Banjir Bandang di Medan, gempa di Maluku dan  Banjir tahunan yang mungkin sebagian orang itu sudah biasa melanda apalagi yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya. Tapi bagaimana dengan tanah kelahiranku? Indramayu? Gak nyangka, tahun ini kena banjir yang bener-bener banjir seperti di Jakarta sana… ini pertama kali terjadi banjir yang luar biasa di Indramayu bagian barat, khusunya bagian jalan pantura. “Dan satu lagi, temenku tadi ngabarin kalo rumahnya sampe kemasukan air dan ular pun ngungsi masuk ke dalam rumah….!! Iiiiiihhhh….. jangan dibayangin!!!”
Alhamdulillah, sementara di Desa tempat tinggalku masih aman dan terkendali khususnya rumahku dan keluarga besarku..... hanya saja sawah dipinggir rumahku persis lautan yang membentang…. Tanaman padi RATA dengan air alias tenggelam. Bagi Bapakku yang seorang petani, hatinya was-was…. Bagaimana tidak?? Bisa-bisa gagal panen dan penghasilan tersendat. Walaupun begitu masih bersyukur, masih diberikan nikmat sehat sekeluarga semua. Ya Robbi, kami semua berlindung pada-MU.



 BAHASA ALAM
Salju tak pernah turun…. Pun sama gersang tak pernah menyengat…. Tak Seterik di Afrika sana atau tak sedingin di Kutub utara…. Orang bilang tanah yang kuinjak ini adalah tanah surga… nama negaranya Indonesia….. subur makmur hingga tongkat, batu dan kayu bisa menjadi tanaman…. Gunung yang tinggi menjulang bersama ilalang dibawahnya, sawah dan pepohonan menjadi ladang pangan…. Indah nan elok. Alam semesta tersenyum merona ketika semua sejalan sesuai kaidah-kaidah yang ada…. Namun, sikapilah dengan cermat! Seketika semua kelestarian bisa hancur bersama murka sang alam… kemana perginya warna hijau? Kemana perginya ladang yang lapang? pesona gunung yang indah kini memudar, berubah menjadi tumpukkan sampah yang sedikit demi sedikit menyerupai bukit….. “Lalu, ini ulah siapa??, manusia?”…. Barulah kau tahu rasa!! Banjir dimana-mana, tanah longsor dan gempa melanda, letusan gunung melumatkan semua…. Dan ombak di laut sana siap menerjang…. Alam pun mulai berbahasa.

Aku termenung…. Melihat sekitar, teduh ini masih kurasa…. Kicau burung masih kudengar, pepohonan riwayatmu kini masih terjaga… dipagi ini suasananya syahdu.... inilah rumahku... kampung halamanku.... berharap tak kena musibah seperti di kota-kota dalam berita.... karena kupercaya alam pun berbahasa ramah…… pada setiap Desa ataupun kota yang selalu dijaga lingkungannya... untuk yang terkena musibah semoga tabah....

*) Nih, kata tante Anne Ahira:
Jangan marah kalau hujan terus menerus turun sampai BANJIR di mana-mana.

Mau tau penyebabnya? 
Karena banyak di antara kita yang bandel dan berdosa! Coba, masih ingat apa yang Anda lakukan pada tgl 1-1-2014 pukul 00.01 ??
Manusia 'menyerang langit' dengan berjuta-juta petasan!!

Jadi yaah... terimalah dengan ikhlas dan lapang dada 'serangan balik' dari langit!

Mestinya kita bersyukur, karena langit menyerang kita hanya dengan air saja. Bayangin kalo yang turun dari langit PETASAN!

Bolong-bolonglah kepala kita. Jadilah kita zombie nanti.

kabar-indramayu.blogspot.com

tribunjabar.co.id
poskota

Thursday, 9 January 2014

Liburan Numpang Sakit



Hey Yo… Hallo Apa Kabar di tahun baru 2014??
Semoga semakin didepan… eh,, Kaya iklan motor :D maksudnya.. semoga semakin menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Aamiin

Ngomongin tahun baru, ngomongin liburan tentunya…
Oke aku akan cerita liburan tahun baru kemarin. Dari dulu sampai sekarang aku pengen banget berpetualang keliling kota. Jenuh tau, di rumah mulu…. Tapi apalah daya… papahku selalu gak ngijinin dengan alas an inilah itulah dan lain sebagainya.
Ringkas cerita, kali ini aku harus liburan…. Setidaknya bisa keluar rumah untuk beberapa hari dan emang dari dulu aku pengen ngerasain jauh dari orang tua, pengen banget ngerasain jadi anak kost seperti kakak yang hidup mandiri. Sepertinya keinginanku kali ini terkabul. Itupun dengan banyak syarat.
“Boleh kamu main ke tempat kost kakak kamu, tapi berangkatnya harus dengan kakakmu….” Dan emang tahun baru, kakak  pulang kerumah karena aktifitas di pabrik pun diliburkan dari tanggal 29-12-2013 sampai tanggal 02-01-2014. Akhirnya akupun ikut balik bareng kakak ke Subang  biar masih Jawa Barat, yang penting judulnya itu liburan.

Akhirnya liburan juga, ikut arus balik kakak  dan teman-temannya ke subang…. Nginep 3 hari 2 malem… yeyy.. ngerasain jadi anak kost. Minggu ini kebetulan kakak berangkat shift malem dari pukul 18.30 sampai 05.30. Jadi sudah pasti malem hari aku tidur sendirian. 

Naik mobil bus 1 kali, angkot 2 kali dan akhirnya sampe di kost. Oh, ternyata suasa kost seperti ini?? Persis rumah susun. Depan maing-masing kamar dihiasi dengan sandal, sepatu dan jemuran baju-baju. Dikamar kost yang berukuran kira-kira 3x3 meter  nomor 17 ituah aku, kakak dan dua orang teman lainnya tinggal. 

Setelah istirahat bentaran di kamar kost,  aku diajak cari camilan yang pedas-pedas kaya otak-otak gitu, tapi yang ini namanya lumpia basah dan sublak… ekstra pedas bangettttt… ditambah pas pulang dari pasar kehujanan. Emang di sini setiap sore sampai malam hari diguyur hujan. Hmmmm… makan yang anget plus pedas habis diembat sampe lupa makan nasi, tapi sebagai pengganti aku makan roti.
Setelah sholat maghrib, kakak dan dua orang teman lainnya bersiap-siap berangkat kerja. Menunggu bus jemputan di depan kost.

“dd hati-hati yah, mbak pulang biasanya jam 05.30. dd kalo mau makan nasinya ada di ricecooker, lauknya juga ada tinggl pilih, kalo mau keluar lihat-lihat keluar kost juga gak papa, tapi nanti dikunci ya kamar kost nya. Dd berani kan?”
“Iya, mbak berani dong… tp males keluar ah, lagian di luar ujannya awet. Dd langsung kunci pintu ajah, nonton film”

Malam pertama di kost, tidur sendirian. Kakak dan kedua temennya berangkat kerja shift malem. langsung kututup pintu sekaligus menguncinya. Gulang-guling gak karuan susah tidur lampu terlalu terang gak temaram, belum terbiasa.  gerah gak ada kipas. Pengen pake pakaian minim takut ada yang ngintip. Tau kan bukan rumah sendiri, udah gitu banyak kecoa berlarian kesana-kemari. Niatnya aku matiin lampu tapi terlalu gelap bikin nyaliku menciut. Kucoba menikmati, online FB, Whatsapp, Wechat, main games, dengerin MP3 sampe charger HP nyolok terus. Ternyata jari-jariku sudah mulai cape, tapi belum juga tidur padahal sudah pukul 24.00. kini aku mulai menonton Film pada DVD Portable, yah sampai mataku bener-bener terpejam pukul 02.00. bangun pukul 04.00 mandi dan dilanjut sholat subuh. (dd, mbak lagi di bus jemputan OTW pulang, dd udah bangun belum?) sms dari kakak. Akhirnya kakak pulang pukul 05.30 pagi. 

Pagi-pagi ke dapur umum buat masak mie goring, entah kenapa aku gak mau makan nasi.
Alhasil setelah makan, kepala pusing, sakit perut, mual, keluar masuk toilet sampe 6 kali. Kebayang gak sih?? Semua isi dalam perut terkuras habis, lemas tanpa tenaga. Untung saja tiap kamar toiletnya sudah tersedia.

 “dd, mbak sudah bilang kamu harus makan nasi jangan makan mie, tadi kamu juga makan sublak sampe lahap bener . Ditambah kamu kurang tidur cuma 2 jam. Udah pasti tuh masuk angin campur diare…. Bla…bla…bla….”
(horeeee dapet omelan….!!)
“Kapan Balik?” (sms dari papah). Padahal baru sehari eeeh, udah ditanyain kapan balik.
“Nanati pah, hari sabtu atau minggu” (balesanku)

Yaaaah liburan ke Subang Cuma buat numpang sakit. Dan ujung-ujungnya ngerepotin kakak. Kepalaku dipijitin, dikasih minyak kayu putih, dibikinin teh  pahit, dibikinin susu, dibeliin obat. 
 “dd, awas jangan bilang-bilang orang rumah kalo kamu sakit. Nanti mbak yang diomelin, dan pastinya papah gak bakal ngijinin kamu pergi-pergi lagi” (kakak)
“Iya mbak, gak bakal kok”

Haduuuuh diluar dugaan. Maafin aku ya mbak. Seharusnya mbak istirahat, kan capee habis pulang.

Tadinya hampir gak jadi, shopping. Tapi kerana ada kakak yang siaga akhirnya diareku mendingan. Let’s Go!... shopping beli ini dan itu dan apa yang terjadi?? Ditempat shopping aku hampir pingsan, untung aku banyakin jongkok dan langsung cepat-cepat pulang ke kost untuk istirahat. Haduuuh.. ternyata belum sembuh total. Emang diareku sudah gak intens, tapi sekarang malah demam. Suhu badanku naik, panas banget. Aku Cuma bisa merem, tubuh terasa sakit semua kaya abis dipukulin.

Malam Kedua. “Mbak gak tega ninggalin dd sendirian di kost, apa mbak gak usah masuk kerja yah?.
“Gak usah mbak, dd udah mendingan kok. Diarenya udah enggak Cuma badan pada sakit. Dd bakal nurut, minum obat dan nanti abis sholat langsung istirahat, jadi mbak berangkat ajah”
Aku putuskan untuk langsung tidur, lampu aku matiin, DVD aku nyalain sampe pagi sebagai pencahayaan, dan memang kondisi fisik sudah lelah. Mungkin malam pertama di kost yang belum terbiasa, dan dimalam kedua aku mencoba menikmati. Alhamdulillah, langsung ketemu subuh dengan kondisi fisik yang sudah sehat kembali. Oh iya sore kemarin, aku libur mandi…. Hehe, tp paginya mandi doooong… aku beres-beres kamar kost, siapin barang-barang yang akan aku bawa pulang. Kali ini aku sarapan nasi kuning dan minum susu. 

Kali ini kakak nganterin aku sampai ke terminal Sukamandi, nunggu bus jurusan Karangampel. Terlihat banget dari raut wajahnya masih lelah, tapi kakak tetep nganterin aku sampai ke terminal.
“dd hati-hati yah, barang bawaan inget ada 3 tas, dan ini kue bolu sama brownis awas kedudukkan. Kalo ada apa-apa langsung hubungi mbak… hati-hati ya sayang” (sebelum naik bus)
“Makasih ya mbak, maaf dd ngerepotin” (dadaaaaaah)

Alhamdulillah, kondisi di dalam bus gak terlalu banyak penumpang… masih banyak bangku-bangku yang kosong. Tapi si kernet bus agak genit dikit!
Aku duduk di bangku yang paling belakang, dekat pintu belakang.
“Neng, ke tengah saja.. disitu banyak angin” (kernet)
Lalu ku jawab dengan denyum dan gelengkan kepala. Eeeh, malah si kernet mendekat dan duduk di sampingku… iiiih banget.
“Neng sendirian? Habis dari mana? Kerja apa liburan?” (kernet)
KEPO deh!!!, udah tau banyak bangku yang kosong, ngapain mepet-mepet pojok ke sampingku!
“iya bang sendirian, abis liburan”.
“Maen HP mulu dari tadi, smsan sama pacarnya yah? Boleh minta nomer HP nya dong?”. Untung ada beberapa penumpang yang baru naik, jadi bisa mengalihkan perhatian si kernet tadi dan langsung cepat-cepat ku taruh barang bawaan disampingku dan sebagian barang aku pangku. Biar bangku disampingku gak ditempatin sama si kernet tadi.

Sepanjang perjalanan Papah dan kakak memantau melalui sms-sms. Alhamdulillah sampai rumah kembali dengan selamat tanpa ada halangan. Berrrrrrrrrr sore hingga malam diguyur hujan lebat. Langsung ku lanjut istirahat.

Sudah ngerasain Jadi anak kost, harus mandiri dan selalu waspada. harus pinter-pinter menjaga pergaulan dengan sesama.harus pandai mengatur pola makan dan kebutuhan sehari-hari. apalagi kalau sakit, haduh... berasa banget butuh keluarga yang bener-bener peduli sama kita. dan intinya, aku gak ada bakat menjadi seorang perantau..

E N D 

Walau Sakit, Masih Tetep Eksis! :D
 






Saturday, 21 December 2013

Jawaban pada setiap kegundahan dalam Al-Qur'an

Bismillah..... Assalamu'alaikum
Sudah lama juga, aku gak ngeposting... banyak peristiwa yang terjadi, aku jalani, hingga sampai aku lalui...
dipenghujung tahun selalu ada kisah yang terdalam, hingga ngebuat aku kadang sulit menjelaskan... Jujur, kebanyakan sih yang menyakitkan....!
air mata dan tawa adalah hiasan dunia yang silih berganti hadir dalam hidupku.
ada saatnya suasana hati dengan keadaan diri sendiri gak sinkron alias gak nyambung! ada saatnya kita mencari sendiri penjelasan dari sebuah kegundahan/kegalauan yang dialami. orang lain mungkin gak ngerti, bahkan orang terdekat pun mereka gak ngerti karena mereka sendiri gak mengalami. Yang kadang ada keadaan dimana gak harus dipublikasi. keep silent. 

haduhhhh LIA, dari tadi muter-muter ngomongnya, mungkin kalian yang ngebaca postingan kali ini juga ikut bingung... I'm So Sorry...

Intinya gini, Saat kau merasa tak ada pundak untuk bersandar.... saat semuanya pergi menghindar... kau tak usah putus asa.... karena masih ada lantai untuk bersujud. (Perumpamaannya gitu)

Begitupun Allah menurunkan Al-Qur'an yang luar biasa... terdapat semua jawaban dari segala pertanyaan kehidupan, dunia maupun akhirat. Subhanallah.... paket komplit.... 
Sekedar mengingatkan dan memberikan Ilmu pengetahuan :




Pernahkah saat kau duduk santai dan menikmati harimu, tiba-tiba terpikirkan olehmu ingin berbuat sesuatu kebaikan untuk seseorang?
Itu adalah Allah yang sedang berbicara denganmu dan mengetuk pintu hatimu (QS 4:114, 2:195, 28:77).


Pernahkah saat kau sedang sedih, kecewa tetapi tidak ada orang di sekitarmu yang dapat kau jadikan tempat curahan hati?
Itulah adalah Allah yang sedang rindu padamu dan ingin agar kau berbicara pada-NYA (QS 12:86).


Pernahkah tanpa sengaja kau memikirkan seseorang yang sudah lama tidak bertemu, tiba-tiba orang tersebut muncul, atau kau bertemu dengannya, atau kau menerima telepon darinya?
Itu adalah Kuasa Allah yang sedang menghiburmu
Tidak ada yang namanya kebetulan (QS 3:190-191).


Pernahkah kau mendapatkan sesuatu yang tidak terduga, yang selama ini kau inginkan tapi rasanya sulit untuk didapatkan?
Itu adalah Allah yang mengetahui dan mendengar suara batinmu serta hasil dari benih kebaikan yang kau taburkan sebelumnya (QS 65:2-3).


Pernahkah kau berada dalam situasi yang buntu, semua terasa begitu sulit, begitu tidak menyenangkan, hambar, kosong bahkan menakutkan?
Itu adalah saat Allah mengizinkan kau untuk diuji, Dan Allah ingin mendengar rintihan serta do'amu agar kau menyadari akan keberadaan-NYA.... Karena DIA tahu kau sudah mulai melupakan-NYA dalam kesenangan (QS 47:31, 32:21).


Jika kau peka, akan sering kau sadari bahwa KASIH dan KUASA Allah selalu ada di saat manusia merasa dirinya tak mampu.


Beberapa menit ini tenangkanlah dirimu, rasakan kehadiran-NYA..., dengarkan suara-NYA yang berkata: "Jangan khawatir, AKU di sini bersamamu"
(QS 2:214, 2:186).


Semoga kita lebih bisa memaknai hidup disetiap waktu yang dimiliki, disetiap pergantian keadaan. Hampa, kecewa, semua orang pasti pernah mengalaminya. Ikuti saja aturan yang dibuat oleh Tuhan.