selamat datang

layar


Showing posts with label Puasa. Show all posts
Showing posts with label Puasa. Show all posts

Monday, 8 July 2013

Hikmah Ramadhan Berlomba Kebaikan


Alhamdulillah, tersampailah kita semua pada bulan yang penuh berkah..

Ketika syurga dibuka, neraka ditutup, syaitan dibelenggu; ternyata hawa nafsu masih begitu. Setelah Allah dan diri ini; mungkin kita harus malu pada syaitan yang agaknya berdecak, “Jangan salahkan aku; tak kugoda pun kau terjerumus.”

Lestarikan Ramadhan dengan semangat berinfak yang lebih besar daripada gairah belanja; semangat beribadah yang tak dikalahkan gairah berhura-hura. Ataukah lapar dahaga saja yang tersisa dimakan dosa? Tak ada yang perlu kita pamerkan dari puasa; tidak awalnya sahur, tidak akhirnya berbuka, tidak lemasnya badan, tidak pula segarnya penampilan. Puasa itu hanya untuk Allah, bermesra dengan-Nya. Mohon kuatkan atas daya syahwat yang memikat. Hindari dari gunjingan dan menjelekkan orang lain.

Jangan biarkan Ramadahan ini berlalu begitu saja. Sejukkan Siang hari dengan puasa; Hangatkan tengah malam dengan sujud Tahajud; dengan Subuh sampai waktu duha dan dilanjut aktifitas bekerja.. Mari berlomba kebaikan, bukan maksud memamerkan.

Begitu antara lain hikmah Ramadhan berlomba kebaikan; agar mengenal diri kita seakrab-akrabnya dalam daya taatnya; tuk 11 bulan hadapi musuh yang nyata. Nikmat berbuka kan sempurna bagi yang sungguh-sungguh puasa; rayulah semua hasrat dan hawa nafsu; jinakkan ia dengan puasamu. Himpun segala galau dan angan-anganmu; tumpahkan ia dalam sujudmu. Selamat berpuasa.

Penetapan awal puasa (itsbat) boleh berbeda, Tapi dimata Allah kita sama. Mengikuti ajaran dan guru masing-masing… semua pilihan ada pada diri muslimah masing-masing… tidak ada yang salah dan tidak ada yang perlu diperdebatkan. Sesungguhnya Islam itu Indah…

Thursday, 5 July 2012

PUASA


P U A S A

  

Artinya : “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”


Puasa
Shaumu, menurut bahasa Arab menahan dari segala sesuatu, seperti menahan tidur, menahan berbicara, menahan makan, dan sebagainya.

          Menurut istilah Agama Islam: menahan diri daripada sesuatu yang membukakan, satu hari lamanaya dari tebit fajar samapai terbenamnya matahari. Dengan niat dan beberapa syarat.

Puasa ada empat macam :
1.     Puasa Wajib; (puasa pada bulan Ramadhan, dll)
2.     Puasa Sunnah; (puasa pada hari senin dan kamis, dll)
3.     Puasa Makruh; (puasa pada hari Sabt atau Sabtu saja)
4.     Puasa Haram; (puasa pada hari Raya Idul Fitri, hari raya haji, dll)

Puasa pada Bulan Ramadhan itu salah satu dari rukun Islam yang ke lima, mulai diwajibkan Pada tahun kedua Hijriyah, yaitu tahun kedua sesudah Nabi Muhammad s.a.w. berpindah ke Madinah. Hukumnya fardu’ain atas tiap-tiap mukallaf (baligh berakal).

SYARAT WAJIB PUASA
1.     Berakal, orang yang gila tidak wajib berpuasa.
2.     Baligh (sampai umur 15 tahun) atau ada tanda yang lain seperti mimpi basah bagi laki-laki dan menstrusi bagi perempuan, dan anak-anak tidak wajib berpuasa.
3.     Kuat berpuasa, orang yang tidak kuat karena sudah lanjut usia, atau sakit, tidak wajib berpuasa.

SYARAT SAH PUASA
1.     Islam. Orang yang bukan Islam tidak sah berpuasa.
2.     Mumayiz, (mengerti membedakan mana yang baik dengan yang tidak baik).
3.     Suci daripada darah haidh (menstruasi), dan nifas (darah pasca melahirkan). Orang yang haidh dan nifas itu tidak sah untuk berpuasa. Akan tetapi keduanya wajib mengqodho (membayar) puasa yang tertinggal itu secukupnya.
4.     Dalam waktu yang dibolehkan puasa pada waktunya. Terlarang puasa pada dua hari Raya dan hari Tasyriq (tanggal 11 sampai 13 bulan haji).

FARDHU PUASA (RUKUNNYA)
1.     Berniat pada malam harinya, tiap-tiap malam selama bulan Ramadhan. Yaitu malam yang sebelumnya.
2.     Menahan dari segala yang membukakakn (membatalkan) sejak terbit fajar samapai terbenamnya matahari.



YANG MEMBATALKAN PUASA
Yang membatalkan Puasa ada enam perkara :
1.     Makan dan Minum dengan sengaja.
2.     Muntah dengan sengaja. Sekalipun tidak ada yang kembali ke dalam. Muntah yang tidak dengan sengaja tidak membatalkan puasa.
3.     Bersetubuh.
4.     Memasukkan sesuatu kedalam jauf yaitu bagian tubuh selain kepala, tangan dan kaki.
5.     Keluar darah haidh (mentruasi) atau nifas (darah pasca melahirkan).
6.     Gila dan Murtad Jika gila itu datang pada siang hari, maka batallah puasa.
7.     Keluar mani sebab bersentuh dengan perempuan. Karena keluar mani itu puncak yang dituju orang pada persetubuhan, maka hukumnya disamakan dengan bersetubuh. Adapun keluar mani disebabkan karena mimpi atau menghayal dan sebagainya itu tidak membatalkan puasa.

BOLEH BERBUKA PUASA
          Orang-orang yang diperbolehkan berbuka pada bulan Ramadhan diantaranya :

1.     Orang yang sakit, apabila tidak kuasa untuk berpuasa, atau karena puasa akan bertambah parah sakitnya atau memperlambat sembuhnya. Maka boleh berbuka puasa, dan wajib atasnya mengqadha (mengganti). Apabila dia sudah sembuh dan waktunya sehabis bulan puasa nanti.
2.     Orang yang dalam perjalanan yang jauh (80,640 km) boleh berbuka tetapi wajib atasnya untuk mengqodha.
3.     Orang tua yang sudah lemah tidak kuat lagi untuk berpuasa.  Dan wajib atasnya untuk mengqodha.
4.     Orang hamil, orang yang menyusui, karena takut mudarat bagi diri sendiri dan anaknya. wajib atasnya untuk mengqodha.

 *) Semoga Bermanfaat